Universitas Islam Makassar (UIM)

Aktivitas

MAHASISWA FKIP UIM GELAR PELATIHAN GURU BAHASA INGGRIS

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris atauAssociation Of English Education Students (ASEEt) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar (FKIP UIM) menggelar kegiatan Training Of English Teacher yang dilaksanakan di Gedung FKIP UIM pada Jumat-Ahad (19-21/1/2018).   Ketua Panitia, Muh. Idirs, melaporkan bahwa kegiatan ini akan diikuti 80 peserta yang berasal dari mahasiswa FKIP UIM

Santri Tak Cukup Lagi Hanya Unggul di Bidang Ilmu Agama

Para santri diminta terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Adaptasi itu antara lain berupa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, melengkapi keunggulan santri di bidang ilmu agama. “Santri harus terinspirasi bagaimana masa depan lebih baik,” kata Menristekdikti M Nasir dalam Penganugerahan Santri of The Year 2017 di Jakarta, Minggu (22/10/2017), seperti termuat dalam siaran pers kegiatan tersebut.

Minat Baca Anak Rendah, Perlu Terobosan Baru?

Minat baca masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, masih sangat rendah. Data dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menunjukkan, persentase minat baca anak Indonesia hanya 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak bangsa, hanya satu orang yang senang membaca. Menurut Pendiri Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia, Trini Hayati, salah satu penyebab rendahnya minat baca anak adalah

Guru Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman

Tantangan yang dihadapi anak saat ini sangat berbeda dengan masa sebelumnya. Oleh karena itu, dunia pendidikan, khususnya para guru dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Siswa yang tengah tumbuh berkembang berada pada masa revolusi industri tahap IV yang ditandai dengan kemajuan teknologi digital yang sangat pesat. Guru sekarang menghadapi generasi milenial atau generasi digital

Buku Jadi Sarana Pendidikan Karakter Siswa

Pendidikan karakter dan budaya bangsa menjadi agenda prioritas peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan demikian, diperlukan program nyata pada satuan pendidikan yang dapat menginternalisasikan nilai-nilai karakter budaya bangsa ke dalam pendidikan di sekolah. Adapun tujuan pendidikan karakter di antaranya adalah mengembangkan potensi afeksi peserta didik sebagai manusia, sekaligus warga negara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter

Pendidikan Karakter Jadi Fokus Utama Pendidikan

Kurikulum 2013 menempatkan pendidikan karakter sebagai unsur pendidikan yang utama. Hal tersebut dapat dilihat dalam kompetensi inti  yang memuat sikap religius dan sikap sosial pada semua mata pelajaran. “Semua muatan  pelajaran bermuara ke arah sikap religius dan sikap sosial yang baik. Sikap-sikap ini bukan sekedar menjadikan religiusitas dan sosial  menjadi pengetahuan,” kata Direktur Pembinaan Guru

Generasi Milenial Jangan Takut Bereksperimen

Festy Fidia Siswanto prihatin dengan cara pengemasan kopi luwak di sebuah tempat di Ciwidey, Bandung yang berisiko menyebabkan kecelakaan pada karyawannya manakala beraktivitas. Pasalnya, mereka harus memotong pembungkus aluminium secara manual, sementara berat material yang digunakan tersebut bisa berton-ton. Festy lantas mendapat ide. Mahasiswa semester VII jurusan Teknik Informatika Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) ini